June 05, 2017

Tipe-tipe Shot yang Umum dan Bagaimana Cara Menggunakannya

Saat Anda sedang berburu footage yang sempurna, maka pikirkanlah  footage tersebut lebih dari sekedar konten - pertimbangkan perannya dalam narasi video Anda. Jika shot itu dimaksudkan untuk menyampaikan rasa keterasingan karakter? Cari gambar long shots. Atau akankah itu menekankan emosi mereka? Close-up atau headshot adalah yang terbaik untuk itu. Berikut adalah ikhtisar tentang jenis shot dan peran yang dimainkan masing-masing.

Tipe-tipe Shot yang Umum dan Bagaimana Cara Menggunakannya

Close-up

Dalam close-up shot, subjek mengisi sebagian besar bingkai. Ini berguna untuk menekankan detil dalam suatu adegan atau nuansa reaksi atau emosi seseorang.


Headshot

Headshot atau "talking head" menampilkan wajah seseorang dan akrab dengan framing standar untuk presenter berita TV. Dengan fokus pada wajah, shot ini juga menarik perhatian pada ekspresi, emosi, dan reaksi seseorang.


Establishing shot

Establishing shot adalah jenis shot yang membangun dan menetapkan konteks yang lebih luas untuk adegan yang didahului. Ini bisa menunjukkan lokasi atau lingkungan, waktu, musim, atau suasana hati. Pendekatan menjelang malam di New York City, atau musim dingin menyelimuti lingkungan di pinggiran kota, misalnya.


Medium shot

Sebuah medium shot atau “mid shot” menunjukkan subjek secara lebih rinci, biasanya dari pinggang ke atas, dan dengan lebih banyak pengaturan terlihat. Karena berfokus pada karakter sambil tetap menyampaikan lingkungan, shot serbaguna ini adalah salah satu shot paling umum di film.


Long atau wide shot

Dalam long shot atau wide shot, Anda bisa melihat subjek dari atas ke bawah (head to toe). Anda melihat lingkungan sekitar dan memahami hubungan subjek dengannya. Long shot bisa menyampaikan kesepian atau kesendirian atau digunakan sebagai pemotretan karena mereka menggambarkan sekitarnya.


Wide-angle

Wide-angle shot menangkap pemandangan yang besar - cocok untuk pemandangan lanskap atau langit yang dramatis - atau pemandangan yang lebih kecil di ruang tertutup, seperti sebuah ruangan.


Dutch angle

Sebuah dutch angle, “dutch tilt,” atau “slanted” merupakan shot yang diambil dengan kamera tilted pada sebuah angle, sehingga cakrawala tidak sejajar. Ini sering digunakan untuk efek dramatis, untuk menunjukkan kegelisahan, ketegangan, ketidaknyamanan, atau disorientasi.


Ingin mendapatkan pemberitahuan posting terbaru dari blog ini? cukup klik link subscribe blog Dafi Deff ini (daftarkan email Anda) maka Anda akan mendapatkan pemberitahuan setiap kali blog ini di-update.

Follow saya di Twitter @dafideff dan Instagram @dafideff. Atau subscribe channel Youtube saya Channel Youtube Dafi Deff dan add saya di lingkaran Google+ Dafi Deff.

Artikel Terkait

Tipe-tipe Shot yang Umum dan Bagaimana Cara Menggunakannya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email